Indragiri Hulu, APGtimes.com – Polisi menangkap seorang pria berinisial GN yang diduga membuka lahan dengan cara membakar di sekitar kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT), Indragiri Hulu, Riau.
Tim gabungan Polres Indragiri Hulu dan Polisi Kehutanan (Polhut) menangkap GN setelah menyelidiki kebakaran yang meluas hingga kawasan TNBT.
Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran, mengatakan GN diduga membakar lahan untuk membuka perkebunan kelapa sawit.
“Pelaku diduga membuka lahan dengan cara dibakar di kawasan hutan TNBT,” kata Misran, Jumat (18/9/2026).
Kebakaran Meluas hingga TNBT
Kasus ini bermula ketika petugas menemukan kebakaran di kawasan hutan produksi tetap (HPT) yang berada di sekitar TNBT pada Kamis (3/9/2026) malam.
Pihak TNBT kemudian mengecek lokasi setelah menerima informasi kebakaran. Saat itu, api sudah meluas dan membakar lahan sekitar 100 hektare sebelum merembet ke kawasan TNBT.
Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas bertemu seorang saksi berinisial AS di sebuah pondok kebun. AS kemudian menunjukkan video yang dia rekam ketika kebakaran pertama kali muncul.
Polisi Temukan Petunjuk di Lahan GN
Petugas selanjutnya menelusuri informasi dari lokasi kebakaran. Hasil pemeriksaan mengarah ke lahan milik GN sebagai titik awal kebakaran.
Polisi juga menemukan bibit kelapa sawit di sekitar pondok yang berada di lahan tersebut. Temuan itu kemudian menjadi bagian dari penyelidikan terhadap GN.
Tim akhirnya menemukan GN di rumahnya dan langsung membawanya untuk menjalani pemeriksaan di Polres Inhu.
GN Akui Bakar Lahan Bersama MW
Dalam pemeriksaan awal, GN mengaku membuka lahan dengan cara membakar bersama seorang pria berinisial MW.
Menurut keterangan GN, aksi tersebut berlangsung pada Agustus 2026. Keduanya membakar lahan untuk menyiapkan area perkebunan kelapa sawit.
Polisi kemudian mencari MW untuk mendalami dugaan keterlibatannya. Namun, petugas tidak menemukan MW saat mendatangi rumahnya.
Orangtua MW mengatakan anaknya sudah dua hari dua malam tidak pulang ke rumah.
“Dalam pengembangan kasus, tim juga berupaya mencari seorang pria berinisial MW, yang diduga melakukan pembakaran bersama GN. Namun, saat mendatangi rumah MW, petugas tidak menemukannya,” ujar Misran.
Luas Area Terbakar Capai 200 Hektare
Polisi menyebut pembakaran tersebut berdampak luas. Misran mengatakan total area hutan dan lahan yang terbakar mencapai sekitar 200 hektare.
Saat ini, GN beserta sejumlah barang bukti berada di Polres Inhu untuk menjalani proses hukum.
Selain memproses GN, polisi bersama instansi terkait masih menangani titik-titik kebakaran. Tim juga terus menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. (ys*)









