Haru! Bayi yang Diduga Dijual Ayah Kandung di Jambi Akhirnya Kembali ke Pelukan Ibu

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Femi (27) memeluk anak kandung perempuannya yang berusia delapan bulan di Mapolda Jambi, Rabu (29/7/2026). Sang bayi bisa kembali setelah dijual ayah kandungnya, Tedi (27). (TRIBUN JAMBI/RIFANI HALIM)

Femi (27) memeluk anak kandung perempuannya yang berusia delapan bulan di Mapolda Jambi, Rabu (29/7/2026). Sang bayi bisa kembali setelah dijual ayah kandungnya, Tedi (27). (TRIBUN JAMBI/RIFANI HALIM)

Jambi, APGtimes.com – Kepolisian terus mempercepat penyidikan kasus dugaan penjualan bayi di Kabupaten Batanghari, Jambi. Penyidik telah mengembalikan bayi berinisial G kepada ibu kandungnya setelah melakukan negosiasi dengan pihak yang sempat merawat korban.

Polisi Percepat Penyidikan

Kapolda Jambi Irjen Krisno Halomoan Siregar mengatakan penyidik kini menangani perkara tersebut di Subdit PPA Ditreskrimum Polda Jambi. Polisi mendalami dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) sekaligus dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa delapan orang saksi. Polisi juga segera menggelar perkara untuk menentukan tersangka dalam kasus tersebut.

Baca Juga :  Mutasi Besar di Sungai Penuh, 56 Pejabat Dilantik Termasuk Camat dan Kepala Puskesmas

Bayi Kembali ke Pelukan Ibu

Femi akhirnya memeluk kembali bayi G setelah polisi membawa korban ke Mapolda Jambi. Tangis haru pecah ketika ibu kandung bertemu kembali dengan anaknya yang sempat terpisah.

Petugas memastikan kondisi bayi dalam keadaan aman selama proses hukum berlangsung. Polisi mengutamakan keselamatan korban sebelum mengambil langkah penyidikan lanjutan.

Polisi Ungkap Dugaan Motif

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan konflik rumah tangga diduga menjadi pemicu kasus tersebut. Polisi menduga ayah kandung menyerahkan bayi kepada seorang perempuan dengan imbalan sekitar Rp20 juta.

Baca Juga :  Polda Jambi Usut Laporan Dugaan Pemalsuan Dokumen SPPG Program MBG

Penyidik masih menelusuri aliran uang dan peran setiap pihak yang terlibat agar kasus ini terungkap secara menyeluruh.

Pemkab dan DPR Minta Proses Hukum Tuntas

Bupati Batanghari Fadhil Arief mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam menyelamatkan bayi G. Ia juga mengingatkan masyarakat agar menempuh proses adopsi melalui jalur hukum.

Sementara itu, Anggota DPR RI Rocky Candra meminta aparat mengusut tuntas perkara tersebut sesuai ketentuan hukum. Ia menegaskan perlindungan terhadap anak harus menjadi prioritas utama. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo, 2 Orang Meninggal dan Warga Berhamburan
8 Polisi di Padang Dipecat karena Narkoba, Mayoritas Berpangkat Aipda
Harimau Sumatera di Agam Dievakuasi BKSDA Usai Memangsa 2 Kambing Warga
Tol Jambi-Rengat Mulai Dibangun 2027, Lahan yang Bebas Baru 9 Persen
Harimau Sumatera Masuk Kandang Jebak di Agam, BKSDA Bergerak Cepat
Kabar Duka dari PT Tren Gen Horizon, Ibu Asmeri Binti Abdullah Tutup Usia
Polda Jambi Pecat 5 Polisi Terkait Kasus Meninggalnya Brigadir Eko
Drone Terbang di Geopark Merangin, Penambang Emas Ilegal Langsung Kabur
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo, 2 Orang Meninggal dan Warga Berhamburan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:09 WIB

8 Polisi di Padang Dipecat karena Narkoba, Mayoritas Berpangkat Aipda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Harimau Sumatera di Agam Dievakuasi BKSDA Usai Memangsa 2 Kambing Warga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Tol Jambi-Rengat Mulai Dibangun 2027, Lahan yang Bebas Baru 9 Persen

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Harimau Sumatera Masuk Kandang Jebak di Agam, BKSDA Bergerak Cepat

Berita Terbaru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027, Jumat (14/8/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY )

Ekonomi & Bisnis

Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Capai Rp195,3 Triliun, Naik 2,3 Persen

Sabtu, 15 Agu 2026 - 21:09 WIB