Jakarta, APGtimes.com — Pemerintah segera membuka seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2026. Karena itu, calon pelamar perlu mempersiapkan dokumen, materi ujian, dan pemahaman mengenai tugas ASN.
Status ASN tidak hanya memberikan pekerjaan tetap. Seorang ASN juga harus melayani masyarakat dan menjalankan kebijakan pemerintah.
Kewajiban ASN Menurut UU Nomor 20 Tahun 2023
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 memuat berbagai kewajiban bagi ASN.
Setiap ASN wajib setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan pemerintah yang sah.
ASN juga harus menjaga persatuan bangsa serta mendukung setiap kebijakan pemerintah sesuai kewenangannya.
Selain itu, ASN wajib menaati seluruh peraturan perundang-undangan dan menjalankan tugas secara bertanggung jawab.
Setiap ASN harus menunjukkan sikap jujur, profesional, dan berintegritas dalam kehidupan sehari-hari.
ASN wajib menjaga rahasia jabatan sesuai ketentuan hukum.
Pemerintah juga mewajibkan ASN bersedia bertugas di seluruh wilayah Indonesia maupun di perwakilan RI di luar negeri.
Selain itu, ASN harus menerapkan nilai BerAKHLAK dalam setiap aktivitas kerja.
Nilai tersebut meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
PNS Harus Menjalankan Disiplin Kerja
Pemerintah mengatur disiplin pegawai melalui Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS.
Melalui aturan tersebut, pemerintah mewajibkan PNS mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
PNS harus menghadiri sumpah jabatan dan menjalankan tugas sesuai ketentuan.
Selain itu, PNS wajib melaporkan harta kekayaan kepada pejabat yang berwenang.
PNS juga harus masuk kerja sesuai jam kerja dan memenuhi target Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).
Jika mengetahui ancaman terhadap negara atau kerugian keuangan negara, PNS wajib segera melapor kepada atasan.
Pemerintah juga melarang ASN menerima gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan maupun tugas kedinasan.
BKN Beri Sinyal Seleksi CASN Dimulai Juni
Sementara itu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberi sinyal pembukaan seleksi CASN 2026 pada Juni mendatang.
Pelaksana Tugas Direktur Perencanaan Kebutuhan ASN BKN Muhammad Ridwan mengatakan kementerian terkait menargetkan penyusunan kebutuhan formasi selesai pada akhir Mei 2026.
Setelah menyelesaikan proses tersebut, pemerintah dapat langsung memulai tahapan seleksi.
“Proses seleksi ASN-nya bisa mulai berlangsung setelah itu, setelah bulan Mei, bulan Juni gitu,” ujar Ridwan.
Karena itu, calon peserta dapat memanfaatkan waktu yang tersedia untuk memperdalam materi ujian.
Selain belajar, pelamar juga perlu memahami tanggung jawab yang akan mereka emban saat berstatus ASN. (dr*)








