Indonesia Usulkan 5 Langkah Bela Palestina, Perlindungan Masjid Al Aqsa Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dome of the Rock atau Qubbat al-Sakhrah di kompleks Masjidil Aqsa, Yerusalem, Palestina. (Pexels/Yasir Gürbüz)

Dome of the Rock atau Qubbat al-Sakhrah di kompleks Masjidil Aqsa, Yerusalem, Palestina. (Pexels/Yasir Gürbüz)

Jakarta, APGtimes.com – Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kemerdekaan Palestina melalui forum internasional.

Dalam Pertemuan Tingkat Menteri di Amman, Yordania, Indonesia mengajukan lima langkah konkret yang dinilai dapat memperkuat dukungan global bagi Palestina sekaligus mendorong penegakan hukum internasional.

Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menyampaikan langsung usulan tersebut pada pertemuan yang berlangsung Rabu (5/8/2026).

Kementerian Luar Negeri RI menjelaskan, langkah itu menjadi bagian dari implementasi kebijakan luar negeri Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan perjuangan Palestina sebagai salah satu prioritas diplomasi Indonesia.

Indonesia Ajukan Lima Langkah Konkret

Indonesia mengusulkan lima langkah utama dalam forum tersebut. Pertama, membangun strategi bersama berdasarkan persatuan negara-negara pendukung Palestina.

Kedua, mengambil langkah nyata untuk menegakkan hukum internasional dan melaksanakan putusan Mahkamah Internasional.

Ketiga, memperluas pengakuan internasional terhadap Negara Palestina. Keempat, memperkuat perlindungan terhadap Masjid Al Aqsa sebagai salah satu situs suci umat Islam.

Baca Juga :  Indonesia Desak G20 Buat Standar AI yang Tak Bebani UMKM dan Negara Berkembang

Kelima, mendukung rekonstruksi Gaza, memperkuat persatuan nasional Palestina, serta mendukung mandat Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).

Menurut Arrmanatha, komunitas internasional perlu mengubah pendekatan dalam menghadapi konflik yang terus berlangsung di Timur Tengah.

Indonesia Soroti Situasi Timur Tengah

Arrmanatha menilai kondisi politik kawasan berubah secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyoroti meningkatnya aktivitas permukiman ilegal Israel di Tepi Barat, konflik di Gaza, Suriah, dan Lebanon, serta meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Indonesia mengajak negara-negara sahabat agar tidak lagi menghadapi persoalan Palestina secara terpisah. Pemerintah menilai persatuan internasional menjadi kunci untuk memperkuat dukungan terhadap rakyat Palestina.

Selain itu, Indonesia mengingatkan bahwa perjuangan Palestina bukan hanya menjadi kepentingan negara-negara Muslim, tetapi juga menjadi perhatian negara-negara berkembang yang mendukung penegakan hukum internasional.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, DPR Soroti Kebijakan Naturalisasi

Forum Sepakati Pernyataan Bersama

Pertemuan tingkat menteri di Amman dihadiri oleh delegasi dari Aljazair, Arab Saudi, Irak, Mesir, Turki, Tunisia, Somalia, Pakistan, Maroko, Palestina, Malaysia, Qatar, serta Sekretaris Jenderal Liga Arab.

Seluruh peserta menyepakati pernyataan bersama yang menegaskan dukungan terhadap penguatan institusi Palestina di Yerusalem. Forum juga menolak pemindahan misi diplomatik ke Yerusalem karena dinilai bertentangan dengan hukum internasional.

Selain itu, para peserta berkomitmen memperkuat kampanye internasional untuk meningkatkan perhatian dunia terhadap situasi kemanusiaan di Palestina.

Melalui forum tersebut, Indonesia kembali menegaskan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota, sekaligus mendorong terciptanya perdamaian yang adil dan berkelanjutan di kawasan Timur Tengah. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ABK WNI Hilang Usai Serangan Drone di Yaman, Kemenlu Temui Keluarga
Maria Ulfah Anshor Minta Kasus Kekerasan Seksual Tak Lagi Ditutup-tutupi
Nadiem Makarim Sebut Transaksi Rp809 Miliar Murni Rekayasa dalam Sidang Banding
MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun tapi Rp28,93 Triliun
Warga Israel Bisa Tinggal dan Buka Usaha di Bali, Imigrasi Ungkap Alasannya
Mentan Amran Minta Telur Masuk Menu MBG 2-3 Kali Seminggu, Ini Alasannya
BPJS Aktif Belum Jadi Syarat Bikin Paspor, Imigrasi Beri Penjelasan
Tarif Visa on Arrival Indonesia Bakal Naik hingga Rp 1 Juta, Ini Rinciannya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:09 WIB

ABK WNI Hilang Usai Serangan Drone di Yaman, Kemenlu Temui Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Maria Ulfah Anshor Minta Kasus Kekerasan Seksual Tak Lagi Ditutup-tutupi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:09 WIB

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun tapi Rp28,93 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Warga Israel Bisa Tinggal dan Buka Usaha di Bali, Imigrasi Ungkap Alasannya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Mentan Amran Minta Telur Masuk Menu MBG 2-3 Kali Seminggu, Ini Alasannya

Berita Terbaru

UPDATE HARGA EMAS – Seorang karyawan menunjukkan emas batangan Galeri 24 ukuran 5 gram dan 10 gram. Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak naik hari ini. UBS melonjak paling tinggi hingga Rp111 ribu. (Tribun Jabar/nappisah)

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,8 Juta per Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 14:09 WIB