Padang Terendam Banjir di 15 Titik, Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah Sumatera Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mendorong sepeda motor yang mogok saat melintasi banjir di kawasan Lubuk Lintah,Kuranji Kota Padang, Senin (3/8/2026).(Rahmat Panji (Kompas.com))

Warga mendorong sepeda motor yang mogok saat melintasi banjir di kawasan Lubuk Lintah,Kuranji Kota Padang, Senin (3/8/2026).(Rahmat Panji (Kompas.com))

Padang, APGtimes.com – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Sumatera Barat sejak Senin (3/8/2026) menyebabkan banjir dan pohon tumbang di sejumlah daerah. Kota Padang menjadi wilayah yang mengalami dampak paling besar dengan sedikitnya 15 titik terendam banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat menyebut curah hujan tinggi sejak pagi hingga siang menjadi pemicu utama bencana hidrometeorologi di beberapa kabupaten dan kota.

Padang Jadi Wilayah Paling Parah

Sekretaris BPBD Sumatera Barat, Ilham Wahab, mengatakan Kota Padang menjadi daerah dengan kondisi paling serius. Tim gabungan terus bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi warga yang masih terjebak banjir.

Banjir tidak hanya menggenangi ruas jalan utama, tetapi juga merendam kawasan permukiman. Kondisi tersebut menghambat aktivitas masyarakat dan memaksa petugas mempercepat proses evakuasi.

Baca Juga :  Tito Karnavian Ungkap Kondisi Terbaru Banjir Padang, Pastikan Tak Ada Kerusakan Berat

Hingga laporan terakhir, BPBD mencatat sedikitnya 15 titik banjir tersebar di berbagai kawasan Kota Padang.

Agam dan Pariaman Ikut Terdampak

Cuaca ekstrem juga memicu bencana di wilayah lain. Di Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, genangan air mencapai sekitar 30 sentimeter dan merendam sejumlah rumah warga.

Sementara itu, angin kencang yang menyertai hujan deras menyebabkan pohon tumbang di berbagai lokasi di Kota Pariaman.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pariaman, Ferry Ferdian Bagindo Putra, mengatakan petugas telah mendata sedikitnya 10 pohon tumbang hingga sore hari.

Pohon Tumbang Timpa Rumah dan Kendaraan

Beberapa pohon tumbang menimpa rumah warga, kendaraan, dan bangunan usaha di kawasan wisata. Pohon lainnya menutup akses jalan sehingga mengganggu mobilitas masyarakat.

Baca Juga :  DPR Minta Pemerintah Ubah Sistem Mitigasi Bencana, Banjir Padang Jadi Alarm Perubahan Iklim

Tim BPBD bersama instansi terkait langsung melakukan pembersihan material pohon agar akses transportasi kembali normal.

Meski kerusakan terjadi di sejumlah lokasi, BPBD Kota Pariaman belum menerima laporan korban jiwa hingga pukul 18.30 WIB.

Warga Diminta Tetap Waspada

BPBD mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir maupun kawasan yang banyak ditumbuhi pohon besar diminta segera melapor kepada petugas jika muncul kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan cuaca serta menyiagakan personel untuk mempercepat penanganan apabila bencana kembali terjadi. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG
Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik
Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka
CPNS Sekolah Kedinasan 2026: Jadwal, Formasi dan 9 Instansi
NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga Sore
Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, 13 Luka dan 2.000 Warga Mengungsi
2.105 ASN dari 50 Kementerian Ikut Latsarmil Komcad, Dimulai 24 Agustus
Indonesia Ekspor 1.000 Ton Beras ke Malaysia, Stok Aman hingga Mei 2027
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:09 WIB

NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga Sore

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, 13 Luka dan 2.000 Warga Mengungsi

Berita Terbaru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027, Jumat (14/8/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY )

Ekonomi & Bisnis

Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Capai Rp195,3 Triliun, Naik 2,3 Persen

Sabtu, 15 Agu 2026 - 21:09 WIB