Timwas DPR Ingatkan Risiko Perjalanan Jemaah Haji dari Muzdalifah ke Mina

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenda-tenda berdiri jelang puncak haji yakni prosesi ibadah haji 2026 di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang tinggal menghitung hari. (DOK. MCH 2026)

Tenda-tenda berdiri jelang puncak haji yakni prosesi ibadah haji 2026 di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang tinggal menghitung hari. (DOK. MCH 2026)

Jakarta, APGtimes.com — Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026 Maman Imanul Haq mengingatkan pemerintah soal pentingnya kelancaran transportasi jemaah haji dari Muzdalifah menuju Mina. Ia menilai jalur tersebut menjadi titik paling rawan dalam rangkaian puncak ibadah haji atau Armuzna.

Maman mengatakan seluruh jemaah haji Indonesia kini sudah berada di Arafah untuk mengikuti wukuf. Namun, pemerintah tetap harus memastikan seluruh jemaah bisa berpindah dari Muzdalifah menuju Mina dengan aman dan tepat waktu.

“Alhamdulillah kami bersyukur saat ini seluruh jemaah haji Indonesia sudah berada di Arafah untuk mengikuti pelaksanaan wukuf. Namun yang juga sangat krusial adalah memastikan seluruh jemaah dari Muzdalifah menuju Mina,” kata Maman, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga :  Arab Saudi Resmi Buka Umrah 1448 H, Visa Mulai Terbit dan Jemaah Sudah Bisa Masuk Makkah

Menurut Maman, keterlambatan pengangkutan jemaah bisa membahayakan keselamatan. Ia menyoroti kondisi jutaan jemaah yang bergerak di tengah cuaca panas ekstrem Arab Saudi.

Maman menilai risiko tersebut semakin besar bagi jemaah lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan jemaah risiko tinggi. Karena itu, ia meminta petugas haji meningkatkan pengawasan selama proses perpindahan jemaah.

Selain itu, Maman juga meminta petugas melakukan penyisiran menyeluruh di Arafah dan Muzdalifah. Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh jemaah tetap berada dalam pengawasan petugas.

Baca Juga :  Pemerintah Usulkan Polisi Aktif Bisa Isi Jabatan di BGN dan BPOM

Khusus di Muzdalifah, pemerintah harus memastikan armada bus membawa seluruh jemaah menuju Mina sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan kemampuan petugas menjaga keselamatan jemaah menjadi indikator keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Ia juga meminta petugas memberikan pendampingan intensif kepada jemaah lansia dan jemaah yang membutuhkan bantuan khusus selama fase Armuzna berlangsung.

“Armuzna adalah fase krusial di mana risiko kesehatan jemaah benar-benar diuji sehingga harus mendapatkan pelayanan spesial dari petugas,” ujar Maman. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Sampai Terlambat, Ini 7 Kondisi yang Mengharuskan Ganti Sertifikat Tanah
Tito Karnavian Ungkap Banyak Daerah Mengaku Tak Mampu Bayar Gaji PPPK
Komisi II DPR Tegaskan PPPK dan PPPK Paruh Waktu Tidak Boleh Diberhentikan
Tito Karnavian Soroti Honorer Datang Jam 8 Pulang Jam 10, Kepala Daerah Diminta Stop Rekrutmen
Mengapa Kasus Rudapaksa di Pesantren Masih Terus Terjadi? Ini Faktor yang Memicunya
Gempa Susulan M 6 Guncang Gorontalo Setelah Gempa Dahsyat M 7,7 Filipina, BMKG Keluarkan Peringatan
Pertamina Ungkap Solar Subsidi di Sumbar Over Kuota 19 Persen
Jemaah Haji Kloter KJT-04 Akhirnya Pulang Setelah Penerbangan Tertunda
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:09 WIB

Tito Karnavian Ungkap Banyak Daerah Mengaku Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

Senin, 8 Juni 2026 - 17:09 WIB

Komisi II DPR Tegaskan PPPK dan PPPK Paruh Waktu Tidak Boleh Diberhentikan

Senin, 8 Juni 2026 - 14:09 WIB

Tito Karnavian Soroti Honorer Datang Jam 8 Pulang Jam 10, Kepala Daerah Diminta Stop Rekrutmen

Senin, 8 Juni 2026 - 13:09 WIB

Mengapa Kasus Rudapaksa di Pesantren Masih Terus Terjadi? Ini Faktor yang Memicunya

Senin, 8 Juni 2026 - 09:09 WIB

Gempa Susulan M 6 Guncang Gorontalo Setelah Gempa Dahsyat M 7,7 Filipina, BMKG Keluarkan Peringatan

Berita Terbaru

Trofi Piala Dunia yang akan diperebutkan kembali dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Piala Dunia 2026 akan menggunakan format baru karena diikuti 48 negara yang dibagi dalam 12 grup di mana dua tim teratas setiap grup plus delapan peringkat ketiga terbaik maju ke babak 32 besar.(TANGKAPAN LAYAR TWITTER FIFA)

Internasional

Iran Tuding AS Cabut Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Didesak Bertindak

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:09 WIB