Hujan Deras Terjang Pematangsiantar, Dua Rumah Roboh dan Delapan Warga Terluka

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Siantar tinjau lokasi longsor akibat banjir bandang yang terjadi di dua titik Kecamatan Siantar Martoba, Jumat (31/7/2026). (BPBD Siantar)

BPBD Siantar tinjau lokasi longsor akibat banjir bandang yang terjadi di dua titik Kecamatan Siantar Martoba, Jumat (31/7/2026). (BPBD Siantar)

Pematangsiantar, APGtimes.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada Kamis (30/7/2026) malam memicu longsor dan banjir di sejumlah wilayah. Bencana ini merobohkan dua rumah kontrakan, merusak satu kamar santri pondok pesantren, serta menyebabkan delapan warga mengalami luka-luka.

Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama pemerintah kecamatan langsung bergerak ke lokasi. Petugas mengevakuasi korban, memberikan penanganan darurat, dan memindahkan warga ke lokasi yang lebih aman.

Longsor Terjadi di Jalan Pesantren

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pematangsiantar, Dedy Idris Harahap, mengatakan longsor terjadi di dua titik di Jalan Pesantren, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba.

Baca Juga :  Mari Ulurkan Tangan, Muhammad Farlan Remaja 17 Tahun Asal Kerinci Berjuang Melawan Tumor Tulang

Longsor merobohkan dua unit rumah kontrakan. Selain itu, material longsor juga merusak satu kamar tidur santri di sebuah pondok pesantren.

Petugas segera membawa seluruh korban yang mengalami luka ke RSUD dr Djasamen Saragih agar mendapatkan perawatan medis.

Delapan Korban Terluka

BPBD mencatat bencana tersebut berdampak langsung terhadap dua kepala keluarga.

Sebanyak delapan orang mengalami luka-luka akibat tertimpa material bangunan yang roboh. Namun, seluruh korban selamat setelah petugas melakukan evakuasi dengan cepat.

Sementara itu, warga yang tidak mengalami luka langsung menempati lokasi pengungsian sementara demi menghindari potensi longsor susulan.

Baca Juga :  BNPB Siapkan Rp 126 Miliar untuk Rehab-Rekon Bencana di 3 Provinsi Sumatera

BPBD Terus Lakukan Penanganan

Selain menangani lokasi longsor, BPBD juga memantau sejumlah titik banjir yang muncul akibat tingginya intensitas hujan dalam waktu singkat.

Petugas terus membersihkan material longsor sekaligus mendata kerusakan yang ditimbulkan bencana.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat tetap waspada karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

BPBD meminta warga segera melapor apabila menemukan retakan tanah, kenaikan debit sungai, atau tanda-tanda bencana lainnya agar petugas dapat melakukan penanganan lebih cepat. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

11 Siswa Lampung Selatan Muntah Usai Santap MBG, Sampel Makanan Diperiksa
Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, PM2.5 Tembus 493,9 dan Warga Kesulitan Bernapas
Antrean Bio Solar Masih Terjadi di Riau, Pemprov Usulkan Tambahan Kuota hingga 10 Persen
Live Bursa Kerja Dedi Mulyadi di TikTok Ditonton 268.500 Akun, 299 Lowongan Dibuka
Kabut Asap Selimuti Sungai Batanghari, Nelayan Jambi Keluhkan Sesak Napas dan Hasil Tangkapan Menurun
Pohon Pinus 50 Tahun di Bukittinggi Ditebang, Bakal Diganti Tabebuya
Wali Kota Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur Sungai Penuh
Kabut Asap Selimuti Padang, Warga Mulai Keluhkan Sesak Napas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:09 WIB

11 Siswa Lampung Selatan Muntah Usai Santap MBG, Sampel Makanan Diperiksa

Kamis, 17 September 2026 - 14:09 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, PM2.5 Tembus 493,9 dan Warga Kesulitan Bernapas

Kamis, 17 September 2026 - 11:09 WIB

Antrean Bio Solar Masih Terjadi di Riau, Pemprov Usulkan Tambahan Kuota hingga 10 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 23:09 WIB

Live Bursa Kerja Dedi Mulyadi di TikTok Ditonton 268.500 Akun, 299 Lowongan Dibuka

Rabu, 16 September 2026 - 22:09 WIB

Kabut Asap Selimuti Sungai Batanghari, Nelayan Jambi Keluhkan Sesak Napas dan Hasil Tangkapan Menurun

Berita Terbaru

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai ketika memberikan sambutan dalam acara forum koordinasi Kebijakan HAM, Kamis (17/9/2026)(Febryan Kevin/Kompas.com )

Nasional

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:09 WIB