Harimau Sumatera Masuk Kandang Jebak di Agam, BKSDA Bergerak Cepat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) berjenis kelamin betina berhasil masuk ke dalam kandang jebak milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat di Kampuang Tengek, Jorong Palimbatan, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Selasa (11/8/2026) malam sekitar pukul 19.35 WIB.(Rahmat Panji (Kompas.com))

Seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) berjenis kelamin betina berhasil masuk ke dalam kandang jebak milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat di Kampuang Tengek, Jorong Palimbatan, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Selasa (11/8/2026) malam sekitar pukul 19.35 WIB.(Rahmat Panji (Kompas.com))

Agam, APGtimes.com – Seekor harimau sumatera betina berhasil masuk ke kandang jebak milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat di Kampuang Tengek, Jorong Palimbatan, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.

Harimau berusia remaja itu masuk perangkap pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 19.35 WIB. Petugas hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam setelah memasang kandang jebak di lokasi.

Kepala Balai Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra, membenarkan keberhasilan tersebut saat ditemui di Lubuk Basung, Rabu (12/8/2026).

“Harimau masuk kandang kurang dari satu jam usai kami memasang kandang jebak di lokasi tersebut,” kata Ade.

Harimau Sempat Memangsa Kambing Warga

Penanganan ini bermula dari laporan Pemerintah Nagari Pasia Laweh terkait kemunculan harimau di sekitar permukiman warga.

Baca Juga :  Harimau Sumatera Teror Warga Inhil, Sekolah Libur dan BBKSDA Riau Langsung Bergerak

Sebelumnya, harimau tersebut memangsa seekor kambing milik warga bernama Afkir Soni (45) pada Minggu (9/8/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BKSDA Sumbar langsung mendatangi lokasi. Petugas kemudian memverifikasi kondisi lapangan dan meminta keterangan dari pemilik ternak.

Selain itu, tim memetakan jejak serta tanda keberadaan harimau. Petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah keamanan saat beraktivitas di sekitar lokasi.

BKSDA Pasang Kandang Jebak

Kemunculan harimau terjadi di kawasan permukiman yang cukup padat. Lokasinya juga berdekatan dengan fasilitas pendidikan, termasuk SDN 10 Angge Palimbatan dan SMPN 1 Palupuh.

Karena kondisi tersebut, BKSDA Sumbar bergerak cepat memasang kandang jebak. Tim memasang perangkap berukuran panjang dua meter dan lebar 90 sentimeter sekitar pukul 18.30 WIB.

Baca Juga :  Gaji ke-13 ASN Belum Cair di Sejumlah Daerah Jambi, Ini Daftar Wilayahnya

BKSDA Sumbar melibatkan Tim Patroli Anak Nagari (Pagari), TNI, Polri, serta pemerintah nagari dalam proses tersebut.

Harimau Masuk Tak Lama Setelah Dipasang

Setelah pemasangan selesai, tim penanganan kembali ke penginapan. Tidak lama kemudian, Wali Jorong Palimbatan mendapat laporan dari penjaga SDN 10 Angge Palimbatan.

Penjaga sekolah mendengar suara pintu kandang jebak tertutup keras. Mendapat laporan itu, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

“Mendapatkan laporan, kami langsung ke lokasi untuk memastikan dan ternyata harimau sudah masuk kandang,” ujar Ade.

BKSDA Sumbar selanjutnya menyiapkan pemeriksaan medis terhadap harimau betina tersebut. Hasil pemeriksaan akan menjadi pertimbangan untuk menentukan langkah konservasi berikutnya. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Ganggu Penerbangan Bandara Jambi, Jarak Pandang Turun hingga 800 Meter
Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan
Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat
Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh
Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober
Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah
Polda Kepri Bongkar Penyelundupan 3 Mesin Pesawat Bekas dari Singapura Senilai Rp30 Miliar
Kapolda Jambi Berganti, Irjen Widodo Gantikan Krisno H Siregar
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Kabut Asap Ganggu Penerbangan Bandara Jambi, Jarak Pandang Turun hingga 800 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober

Berita Terbaru