Surabaya, APGtimes.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa kepolisian telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Polisi kini mendalami dugaan unsur kesengajaan dalam rangkaian karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan. Petugas juga terus melakukan pemadaman di berbagai titik untuk mengendalikan kebakaran dan mengurangi dampak kabut asap.
“Saat ini yang sedang kita lakukan, selain pemadaman, sekaligus juga tentunya kita melakukan penyelidikan dan investigasi terkait dengan peristiwa yang terjadi,” kata Listyo di Surabaya, Jumat (21/8/2026).
Listyo menyebut polisi telah mengamankan sejumlah orang yang masuk dalam penyelidikan. Namun, dia belum membeberkan identitas maupun konstruksi hukum terhadap mereka.
“Ini beberapa nama sudah kita amankan,” ujar Listyo.
Titik panas tersebar di sejumlah wilayah
Karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah Pulau Kalimantan. Sebaran titik panas atau hotspot pada Kamis (20/8/2026) terlihat cukup masif, terutama di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Titik panas juga muncul di sejumlah wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Petugas gabungan terus berupaya memadamkan api melalui jalur darat dan udara menggunakan helikopter.
BNPB menegaskan bahwa penanganan karhutla di Kalimantan menjadi salah satu prioritas pemerintah. Tim di lapangan terus memantau titik-titik kebakaran dan melakukan penanganan untuk mencegah api meluas.
Di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, misalnya, kebakaran kembali muncul di Kecamatan Tanah Grogot, Batu Sopang, dan Batu Engau.
Kabut asap berdampak ke Malaysia
Karhutla di Kalimantan juga berdampak terhadap kondisi udara di wilayah Malaysia, khususnya Sarawak. Kabut asap yang diduga berasal dari kebakaran lintas batas Indonesia-Malaysia membuat aktivitas masyarakat terganggu.
Sebanyak 600 sekolah di Sarawak ditutup pada Jumat (21/8/2026) setelah kualitas udara di sejumlah wilayah memburuk.
Kondisi tersebut menambah perhatian terhadap penanganan karhutla di Kalimantan. Pemerintah bersama aparat keamanan terus melakukan pemadaman sekaligus menyelidiki penyebab kebakaran.
Polisi juga akan mendalami kemungkinan adanya pihak yang sengaja membakar hutan dan lahan. Hasil penyelidikan nantinya menjadi dasar untuk menentukan langkah hukum terhadap pihak yang terbukti terlibat. (de*)









