Cupertino, APGtimes.com – Apple resmi memiliki pemimpin baru. John Ternus mulai menjalankan tugas sebagai Chief Executive Officer (CEO) Apple pada Selasa (1/9/2026) waktu Amerika Serikat atau Rabu (2/9/2026) waktu Indonesia.
Ternus menggantikan Tim Cook yang memimpin Apple sejak 2011. Sebelumnya, Ternus menjabat Senior Vice President of Hardware Engineering dan memimpin pengembangan perangkat keras perusahaan.
Selama berada di posisi tersebut, Ternus terlibat dalam pengembangan berbagai produk Apple, seperti iPhone, iPad, Mac, Apple Watch, AirPods, dan Apple Vision Pro.
Meski namanya belum setenar sejumlah petinggi Apple lainnya, Ternus memiliki pengalaman panjang di perusahaan tersebut. Pria yang menempuh pendidikan Teknik Mesin di University of Pennsylvania itu telah bekerja di Apple selama 25 tahun sejak bergabung dengan tim desain produk pada 2001.
Pengalamannya membuat Ternus memahami proses pengembangan sejumlah produk utama Apple. Ia juga terlibat dalam pengembangan AirPods, iPhone Air, hingga MacBook Neo.
Tim Cook Tetap di Apple
Pergantian CEO sekaligus mengakhiri masa kepemimpinan Tim Cook selama sekitar 15 tahun. Cook bergabung dengan Apple pada 1998 dan mengambil alih posisi CEO pada 2011 setelah Steve Jobs mengundurkan diri karena masalah kesehatan.
Di bawah kepemimpinan Cook, Apple meluncurkan berbagai produk dan layanan. Sejumlah model iPhone seperti iPhone 5, iPhone 5s, dan iPhone 5c hadir pada masa awal kepemimpinannya.
Steve Jobs masih memberikan pengaruh terhadap pengembangan iPhone generasi kelima karena proses pengembangannya telah berlangsung ketika dirinya masih memimpin Apple. Jobs meninggal dunia beberapa hari setelah Apple memperkenalkan iPhone 4s pada 2011.
Setelah meninggalkan kursi CEO, Cook tidak sepenuhnya keluar dari Apple. Ia kini menempati posisi Executive Chairman.
Dalam pesan perpisahannya, Cook menyampaikan rasa terima kasih kepada komunitas Apple. Ia juga menegaskan bahwa perubahan jabatan tidak mengubah kecintaannya terhadap perusahaan.
“Jabatan saya akan berubah besok, namun kecintaan saya terhadap komunitas Apple tidak akan pernah berubah,” tulis Cook, dikutip dari GSM Arena.
Tantangan Besar John Ternus
Ternus kini menghadapi tantangan besar dalam memimpin Apple. Selain mempertahankan standar produk yang selama ini menjadi kekuatan perusahaan, ia harus membawa Apple menghadapi persaingan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin ketat.
Analis Wedbush Dan Ives menilai masa transisi tersebut sangat penting bagi Apple. Menurutnya, Ternus akan menghadapi tekanan besar untuk segera menunjukkan hasil, terutama dalam pengembangan teknologi AI.
“Cook meninggalkan warisan yang abadi di Cupertino, dan akan ada banyak tekanan bagi Ternus untuk langsung mendulang kesuksesan sejak awal menjabat, terutama di lini AI,” kata Ives pada Juni lalu.
Sementara itu, analis utama Forrester Dipanjan Chatterjee melihat penunjukan Ternus sebagai sinyal mengenai arah strategi Apple.
Menurut Chatterjee, latar belakang Ternus sebagai insinyur perangkat keras menunjukkan kemungkinan Apple akan memperkuat keunggulan melalui produk fisik.
“Ternus adalah seorang engineer hardware, yang menandakan bahwa Apple akan mencari diferensiasi pada produk fisik mereka,” ujar Chatterjee.
Kini, Ternus mendapat tugas membawa Apple memasuki era baru. Pengalaman panjangnya di bidang perangkat keras menjadi modal utama untuk menjaga kekuatan produk Apple sekaligus menghadapi perubahan industri teknologi yang semakin dipengaruhi AI. (aw*)









