Kapal Bawa 3 WNI Diserang Drone di Yaman, 1 Dikabarkan Meninggal

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drone Arab Saudi terbakar setelah ditembak jatuh oleh Houthi di Provinsi Al Jawf, Yaman, 26 Juli 2026.(HOUTHI MEDIA CENTER via XINHUA)

Drone Arab Saudi terbakar setelah ditembak jatuh oleh Houthi di Provinsi Al Jawf, Yaman, 26 Juli 2026.(HOUTHI MEDIA CENTER via XINHUA)

Muscat, APGtimes.com – Kapal MV Tihamah yang membawa tiga warga negara Indonesia (WNI) mendapat serangan drone saat bersandar di Pelabuhan Bab Al Mandab, Murad, Yaman.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Heni Hamidah mengatakan kapal itu membawa 11 anak buah kapal (ABK). Mereka terdiri dari delapan warga negara Pakistan dan tiga WNI.

“Insiden terjadi saat kapal sedang sandar di Pelabuhan Bab Al Mandab, Murad, Yaman,” kata Heni dalam pesan singkat, Selasa (12/8/2026) malam.

Dua WNI Mengalami Luka

Serangan drone tersebut melukai dua WNI. Salah satu korban mengalami luka ringan akibat serpihan dan tidak membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Baca Juga :  Staf Trump Mulai Mundur Satu per Satu Jelang Pemilu Sela, Apa yang Terjadi?

Korban lainnya mengalami luka dan langsung mendapat perawatan di rumah sakit. Kemlu terus memantau kondisi kedua ABK tersebut.

Di sisi lain, Kemlu masih mencari kepastian mengenai kabar satu WNI yang disebut meninggal dunia. KBRI Muscat kini berkomunikasi dengan otoritas terkait untuk mendapatkan informasi resmi.

“Informasi (WNI meninggal) tersebut masih dalam proses verifikasi,” ujar Heni.

Kemlu Perkuat Koordinasi

Kementerian Luar Negeri bersama KBRI Muscat terus berkoordinasi dengan otoritas setempat. Pemerintah mengambil langkah tersebut untuk memastikan keselamatan dan perlindungan ketiga ABK WNI.

Kemlu juga menyiapkan bantuan medis serta pertolongan lain yang mereka perlukan. Setelah kondisi memungkinkan, pemerintah akan membantu kepulangan para WNI ke Indonesia.

Baca Juga :  Resmi! WNA Kini Harus Bayar Rp75 Juta untuk Jadi WNI, Ini 8 Syarat Naturalisasi Terbaru 2026

Serangan Diduga Libatkan Houthi

Anadolu melalui Antara melaporkan serangan tersebut menewaskan tiga ABK. Al-Jumhuriya TV, stasiun televisi yang berafiliasi dengan pemerintah Yaman, melaporkan insiden itu pada Selasa (11/8/2026).

Laporan awal menyebut kelompok Houthi diduga melancarkan serangan drone terhadap kapal MV Tihamah. Dua dari tiga korban tewas merupakan warga negara Pakistan.

Namun, pemerintah Indonesia masih memeriksa informasi mengenai korban WNI. Kemlu belum memastikan kabar kematian tersebut hingga otoritas terkait memberikan konfirmasi resmi. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla Indonesia Lumpuhkan Aktivitas Warga Serian Malaysia
Banjir Bandang Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Pemerintah Sebut Perubahan Iklim Jadi Pemicu
Timor Leste Jadi Pusat Scam Baru? Kemenlu RI Temukan Jejak Eks Pekerja Kamboja
Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Orang Melayu Kuno Bisa Terbang
Staf Trump Mulai Mundur Satu per Satu Jelang Pemilu Sela, Apa yang Terjadi?
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 165 Orang, Hampir 1.500 Masih Hilang
Trump Klaim “Mission Accomplished” di Iran, Tapi Tujuan Perang AS Dipertanyakan
Iran Terancam Krisis, Harga BBM Bisa Naik hingga Rp 11.000 per Liter
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:09 WIB

Kabut Asap Karhutla Indonesia Lumpuhkan Aktivitas Warga Serian Malaysia

Rabu, 2 September 2026 - 15:09 WIB

Banjir Bandang Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Pemerintah Sebut Perubahan Iklim Jadi Pemicu

Selasa, 1 September 2026 - 19:09 WIB

Timor Leste Jadi Pusat Scam Baru? Kemenlu RI Temukan Jejak Eks Pekerja Kamboja

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Staf Trump Mulai Mundur Satu per Satu Jelang Pemilu Sela, Apa yang Terjadi?

Berita Terbaru