NORAD Perketat Ruang Udara New York Jelang Final Argentina vs Spanyol di Piala Dunia 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jet tempur F-16 Fighting Falcon dari Skuadron Ke-77 yang bermarkas di Pangkalan Shaw, South Carolina, mengisi bahan bakar dalam misi NORAD Operation Noble Eagle di atas New York City, Amerika Serikat, 24 September 2003.(US AIR FORCE/AARON D ALLMON II via AFP)

Jet tempur F-16 Fighting Falcon dari Skuadron Ke-77 yang bermarkas di Pangkalan Shaw, South Carolina, mengisi bahan bakar dalam misi NORAD Operation Noble Eagle di atas New York City, Amerika Serikat, 24 September 2003.(US AIR FORCE/AARON D ALLMON II via AFP)

New York, APGtimes.com – Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD) memperketat pengamanan ruang udara di New York dan New Jersey menjelang final Piala Dunia FIFA 2026. Langkah tersebut bertujuan menjaga keamanan pertandingan Argentina melawan Spanyol yang berlangsung pada Minggu (19/7/2026) waktu setempat.

Bersama Administrasi Penerbangan Federal (FAA), lembaga itu mulai menerapkan sejumlah Temporary Flight Restrictions (TFR) sejak Jumat hingga Minggu.

Pengamanan Udara Diperkuat

Petugas NORAD mengawasi ruang udara di kawasan metropolitan New York dan New Jersey selama rangkaian final berlangsung.

Mereka mengendalikan aktivitas penerbangan melalui penerapan Temporary Flight Restrictions agar pertandingan berlangsung aman dan tertib.

Baca Juga :  Scaloni Bongkar Kondisi Messi di Usia 39 Tahun, Argentina Siap Hadapi Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026

Selain itu, tim pengamanan juga memperkuat koordinasi dengan FAA serta instansi terkait untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan.

Asap Kebakaran Hutan Jadi Sorotan

Sebelumnya, media Argentina melaporkan asap kebakaran hutan dari Kanada telah mencapai wilayah New York.

Informasi tersebut memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan perubahan jadwal pertandingan apabila kualitas udara terus memburuk.

Namun, media tersebut menilai peluang penundaan tetap kecil meskipun kualitas udara sempat memasuki kategori yang membahayakan.

Tim Tango Kejar Rekor Bersejarah

Argentina datang ke partai final dengan status juara bertahan usai menjuarai Piala Dunia 2022.

Baca Juga :  Stok Rudal AS Menipis Akibat Perang Iran, Rusia dan China Jadi Sorotan

Kemenangan pada laga kali ini akan membawa Tim Tango menjadi negara ketiga yang berhasil mempertahankan gelar juara dunia secara beruntun setelah Italia dan Brasil.

Kesempatan itu membuat Argentina berpeluang mencatat sejarah baru di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut.

La Roja Ingin Tambah Koleksi Gelar

Sementara itu, Spanyol memburu gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah.

Tim berjuluk La Roja sebelumnya berhasil menjadi juara pada edisi 2010 dan kini kembali memiliki kesempatan mengangkat trofi.

Karena itu, pertemuan dua raksasa sepak bola tersebut diperkirakan menghadirkan pertandingan yang berlangsung ketat sekaligus menjadi sorotan dunia. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lula Akan Temui Trump di PBB, Minta AS Tak Ikut Campur Pemilu Brasil
Mekkah, Jeddah, dan Taif Dapat Alarm Serangan, Arab Saudi Langsung Cabut Peringatan
12 Negara Paling Aman untuk Traveling Pertama Kali 2026, Malaysia Jauh di Atas Indonesia
Museum Renoir di Perancis Dibobol, 4 Karya Seni Senilai Rp 176 Miliar Dicuri
Hassan Rouhani Minta Rakyat Iran Tentukan Kelanjutan Perang dengan AS
Kabut Asap Karhutla Indonesia Lumpuhkan Aktivitas Warga Serian Malaysia
Banjir Bandang Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Pemerintah Sebut Perubahan Iklim Jadi Pemicu
Timor Leste Jadi Pusat Scam Baru? Kemenlu RI Temukan Jejak Eks Pekerja Kamboja
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:09 WIB

Lula Akan Temui Trump di PBB, Minta AS Tak Ikut Campur Pemilu Brasil

Rabu, 16 September 2026 - 16:09 WIB

Mekkah, Jeddah, dan Taif Dapat Alarm Serangan, Arab Saudi Langsung Cabut Peringatan

Rabu, 9 September 2026 - 21:09 WIB

12 Negara Paling Aman untuk Traveling Pertama Kali 2026, Malaysia Jauh di Atas Indonesia

Selasa, 8 September 2026 - 21:09 WIB

Museum Renoir di Perancis Dibobol, 4 Karya Seni Senilai Rp 176 Miliar Dicuri

Selasa, 8 September 2026 - 18:09 WIB

Hassan Rouhani Minta Rakyat Iran Tentukan Kelanjutan Perang dengan AS

Berita Terbaru

Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva (kiri) saat menyetujui konsensus Deklarasi Pemimpin G20 di Rio de Janeiro, Senin (18/11/2024). Terpisah, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menjalani operasi pendarahan otak yang akibat terjatuh baru-baru ini. ?Operasi pada Senin (9/12/2024) malam itu berjalan tanpa komplikasi, ungkap manajemen Rumah Sakit Suriah-Lebanon di Sao Paulo pada Selasa (10/12/2024)(G20 BRASIL)

Internasional

Lula Akan Temui Trump di PBB, Minta AS Tak Ikut Campur Pemilu Brasil

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:09 WIB