Jakarta, APGtimes.com – Pernyataan keras adik pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, terhadap ASEAN menjadi sorotan dunia. Ia mengecam seruan ASEAN yang kembali mendesak denuklirisasi Semenanjung Korea dan menilai sikap tersebut hanya mengikuti kepentingan Amerika Serikat (AS).
Komentar Kim Yo Jong muncul setelah ASEAN menyampaikan kekhawatiran atas pengembangan program nuklir Korea Utara dalam forum regional yang berlangsung pekan lalu.
Kim Yo Jong Sebut ASEAN Ikuti Narasi Amerika Serikat
Dalam pernyataannya, Kim Yo Jong menilai sikap ASEAN tidak mencerminkan independensi kawasan. Ia bahkan menyebut ASEAN bertindak layaknya penyampai kepentingan Amerika Serikat dengan terus mendorong denuklirisasi Semenanjung Korea.
Menurut Kim Yo Jong, Korea Utara tidak akan mengubah kebijakan nuklirnya hanya karena tekanan dari negara lain maupun organisasi internasional.
Pernyataan tersebut kembali memperlihatkan ketegangan diplomatik antara Korea Utara dan negara-negara yang mendukung upaya perlucutan senjata nuklir.
ASEAN Konsisten Dorong Denuklirisasi
Sebelumnya, ASEAN kembali menegaskan pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Asia Timur. Dalam pertemuan tingkat regional, para pemimpin ASEAN menyerukan denuklirisasi Semenanjung Korea serta mengajak seluruh pihak menyelesaikan konflik melalui dialog damai.
Sikap itu sejalan dengan komitmen ASEAN yang selama ini mendukung penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan menghormati hukum internasional.
Ketegangan Korea Utara dan Dunia Kembali Meningkat
Hubungan Korea Utara dengan sejumlah negara kembali memanas dalam beberapa tahun terakhir akibat pengembangan program rudal balistik dan senjata nuklir.
Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, dan sejumlah negara lainnya terus mendesak Pyongyang menghentikan program tersebut. Namun, Korea Utara berulang kali menolak tekanan internasional dan tetap mempertahankan kebijakan pertahanannya.
Pernyataan terbaru Kim Yo Jong diperkirakan akan kembali memicu respons dari negara-negara anggota ASEAN maupun komunitas internasional yang selama ini mendorong terciptanya perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea. (ys*)









