Ajaib Dapat Suntikan Rp4,8 Triliun dari Jepang, Fokus Perkuat SDM Teknologi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEO Ajaib Anderson Sumarli dalam konfersi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin (31/8/2026). (KOMPAS.com/ SHINTA DWI AYU)

CEO Ajaib Anderson Sumarli dalam konfersi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin (31/8/2026). (KOMPAS.com/ SHINTA DWI AYU)

Jakarta, APGtimes.com – Platform investasi digital Ajaib memperoleh suntikan dana Rp4,8 triliun dari SBI Holdings, kelompok jasa keuangan asal Jepang yang tercatat di Bursa Efek Tokyo.

CEO Ajaib Anderson Sumarli mengatakan pendanaan tersebut menjadi salah satu investasi terbesar yang masuk ke perusahaan teknologi Indonesia dalam empat hingga lima tahun terakhir.

“Ini pendanaan terbesar yang diterima perusahaan teknologi Indonesia dalam lebih dari empat atau lima tahun terakhir,” kata Anderson dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Menurut Anderson, sekitar tujuh juta pengguna turut membangun kepercayaan investor terhadap Ajaib. Mayoritas pengguna tersebut merupakan investor pemula yang mulai mengenal pasar modal melalui platform digital.

Ajaib Perkuat SDM Teknologi

Ajaib akan mengalokasikan dana investasi tersebut untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna. Perusahaan juga menempatkan penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu prioritas.

Baca Juga :  IHSG Dibuka Melemah ke 5.249, Saham BRPT dan CPIN Tertekan

Anderson mengatakan Ajaib akan merekrut lebih banyak tenaga profesional di bidang teknologi. Perusahaan menargetkan penguatan tim engineering, product, business, dan operations.

“Tentunya kami ingin untuk merekrut dan membesarkan SDM kami, terutama di bidang teknologi. Jadi dari engineering, product, business, operations, kami ingin memperkuat SDM kami,” ujar Anderson.

Dengan tambahan tenaga profesional, Ajaib ingin mempercepat pengembangan teknologi sekaligus meningkatkan kualitas layanan investasi.

Kembangkan Produk Investasi

Selain memperkuat SDM, Ajaib juga akan mengembangkan berbagai produk investasi baru. Perusahaan ingin memberikan pilihan investasi yang lebih beragam kepada masyarakat Indonesia.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp27.000, Cek Daftar Harga Terbaru 17 Juli 2026

Anderson berharap produk tersebut dapat membantu generasi muda berinvestasi pada berbagai aset. Investor nantinya dapat memilih saham Indonesia, saham luar negeri, maupun aset digital melalui layanan Ajaib.

Di tengah perubahan kondisi pasar modal, Ajaib melihat minat generasi muda terhadap investasi tetap kuat. Banyak anak muda mulai menyisihkan sebagian penghasilan setiap bulan untuk membangun portofolio investasi.

Karena itu, Ajaib terus memberikan edukasi kepada nasabah agar mereka memahami risiko investasi dan mampu menghadapi perubahan pasar dengan lebih bijak.

Suntikan dana dari SBI Holdings kini memberi Ajaib ruang untuk memperkuat teknologi, menambah SDM, serta mengembangkan produk investasi. Langkah tersebut sekaligus membuka peluang bagi Ajaib untuk memperluas layanan investasi digital di Indonesia. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kredit KB Bank Tembus Rp45,68 Triliun, Pendapatan Bunga Bersih Melonjak 28,94 Persen
Pemerintah Beri Insentif Pajak Rp576,4 Triliun pada 2026, UMKM hingga Industri Jadi Penerima
Saham Intel Anjlok 28,58 Persen, Nilai Investasi Pemerintah AS Susut Rp217,8 Triliun
Harga Minyak Dunia Melonjak hingga 15,2 Persen, Konflik Iran dan Serangan di Hormuz Jadi Pemicu
Cicilan UMKM Korban Bencana Terancam Macet, DPR Desak OJK Beri Keringanan Kredit
Binance Bekukan Aset Rp54,45 Triliun Usai Insiden Keamanan, Tether dan Circle Ikut Bergerak
IHSG Anjlok 3,49 Persen, Investor Asing Ramai-Ramai Lepas Saham Rp 1,52 Triliun
Binance Diretas, Aset Kripto Rp100 Triliun Hilang dan Bitcoin Ikut Anjlok
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Kredit KB Bank Tembus Rp45,68 Triliun, Pendapatan Bunga Bersih Melonjak 28,94 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Pemerintah Beri Insentif Pajak Rp576,4 Triliun pada 2026, UMKM hingga Industri Jadi Penerima

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Saham Intel Anjlok 28,58 Persen, Nilai Investasi Pemerintah AS Susut Rp217,8 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak hingga 15,2 Persen, Konflik Iran dan Serangan di Hormuz Jadi Pemicu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Cicilan UMKM Korban Bencana Terancam Macet, DPR Desak OJK Beri Keringanan Kredit

Berita Terbaru