Jakarta, APGtimes.com – Platform investasi digital Ajaib memperoleh suntikan dana Rp4,8 triliun dari SBI Holdings, kelompok jasa keuangan asal Jepang yang tercatat di Bursa Efek Tokyo.
CEO Ajaib Anderson Sumarli mengatakan pendanaan tersebut menjadi salah satu investasi terbesar yang masuk ke perusahaan teknologi Indonesia dalam empat hingga lima tahun terakhir.
“Ini pendanaan terbesar yang diterima perusahaan teknologi Indonesia dalam lebih dari empat atau lima tahun terakhir,” kata Anderson dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Menurut Anderson, sekitar tujuh juta pengguna turut membangun kepercayaan investor terhadap Ajaib. Mayoritas pengguna tersebut merupakan investor pemula yang mulai mengenal pasar modal melalui platform digital.
Ajaib Perkuat SDM Teknologi
Ajaib akan mengalokasikan dana investasi tersebut untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna. Perusahaan juga menempatkan penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu prioritas.
Anderson mengatakan Ajaib akan merekrut lebih banyak tenaga profesional di bidang teknologi. Perusahaan menargetkan penguatan tim engineering, product, business, dan operations.
“Tentunya kami ingin untuk merekrut dan membesarkan SDM kami, terutama di bidang teknologi. Jadi dari engineering, product, business, operations, kami ingin memperkuat SDM kami,” ujar Anderson.
Dengan tambahan tenaga profesional, Ajaib ingin mempercepat pengembangan teknologi sekaligus meningkatkan kualitas layanan investasi.
Kembangkan Produk Investasi
Selain memperkuat SDM, Ajaib juga akan mengembangkan berbagai produk investasi baru. Perusahaan ingin memberikan pilihan investasi yang lebih beragam kepada masyarakat Indonesia.
Anderson berharap produk tersebut dapat membantu generasi muda berinvestasi pada berbagai aset. Investor nantinya dapat memilih saham Indonesia, saham luar negeri, maupun aset digital melalui layanan Ajaib.
Di tengah perubahan kondisi pasar modal, Ajaib melihat minat generasi muda terhadap investasi tetap kuat. Banyak anak muda mulai menyisihkan sebagian penghasilan setiap bulan untuk membangun portofolio investasi.
Karena itu, Ajaib terus memberikan edukasi kepada nasabah agar mereka memahami risiko investasi dan mampu menghadapi perubahan pasar dengan lebih bijak.
Suntikan dana dari SBI Holdings kini memberi Ajaib ruang untuk memperkuat teknologi, menambah SDM, serta mengembangkan produk investasi. Langkah tersebut sekaligus membuka peluang bagi Ajaib untuk memperluas layanan investasi digital di Indonesia. (aw*)









