Kabut Asap Selimuti Palembang, Dedi Mulyadi Soroti 1.142 Hotspot Karhutla

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat hadir dalam Apel Akbar Satlinmas di Stadion Gelora Sriwijaya, JSC Palembang, Jumat (28/8/2026). Dalam kesempatan ini, Dedi Mulyadi juga menyoroti masalah kabut asap di Palembang akibat karhutla.  (Linda Trisnawati)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat hadir dalam Apel Akbar Satlinmas di Stadion Gelora Sriwijaya, JSC Palembang, Jumat (28/8/2026). Dalam kesempatan ini, Dedi Mulyadi juga menyoroti masalah kabut asap di Palembang akibat karhutla. (Linda Trisnawati)

Palembang, APGtimes.com – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera Selatan, termasuk Kota Palembang. Kondisi tersebut mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi atau KDM menyampaikan sorotannya saat menghadiri Apel Akbar Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Jumat (28/8/2026).

Menurut KDM, Palembang memiliki banyak potensi. Kota ini memiliki sejarah panjang, budaya yang kuat, hingga kuliner yang menarik.

“Palembang, kota yang indah. Kemudian punya sejarah Kerajaan Sriwijaya yang kuat, musiknya itu sangat membuat kita takjub, ikan patinnya enak,” ujar KDM.

Namun, ia menilai kabut asap menjadi persoalan yang perlu segera mendapat perhatian. KDM berharap pemerintah dapat mempercepat penanganan karhutla agar kondisi lingkungan tidak semakin memburuk.

Baca Juga :  Prabowo Tambah Helikopter dan Ekskavator untuk Atasi Karhutla Sumsel

“Jadi, tinggal kabut asapnya yang dibenahi,” katanya.

1.142 Hotspot Terdeteksi di Sumsel

Di tengah sorotan tersebut, karhutla di Sumatera Selatan masih menunjukkan kondisi serius.

Data Sipongi Kementerian Kehutanan mencatat 1.142 titik panas atau hotspot di Sumsel hingga Jumat (28/8/2026) pukul 05.00 WIB.

Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan pemerintah terus memantau tingginya jumlah hotspot tersebut. Pasalnya, sejumlah daerah masih menghadapi kebakaran hutan dan lahan.

“Tingginya jumlah hotspot menjadi perhatian karena sebagian wilayah Sumsel masih menghadapi kebakaran hutan dan lahan,” kata Sudirman.

Sepanjang 2026 hingga 27 Agustus, jumlah hotspot di Sumsel telah mencapai 18.402 titik.

Baca Juga :  Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat

Selain titik panas, petugas juga masih menemukan kebakaran nyata di sejumlah wilayah. BPBD Sumsel mencatat 44 kejadian karhutla pada 27 Agustus 2026.

Kabut Asap Mulai Ganggu Aktivitas Warga

Kondisi kabut asap juga mulai memengaruhi aktivitas masyarakat di Palembang. Pemerintah bahkan mengambil langkah penyesuaian jam masuk sekolah akibat kualitas udara yang memburuk.

Meski begitu, KDM mengatakan kabut asap tidak mengganggu penerbangannya ketika tiba di Palembang.

“Tidak, penerbangannya tidak terganggu,” ujarnya.

KDM berharap penanganan karhutla terus berjalan agar kabut asap segera berkurang. Menurutnya, Palembang memiliki banyak potensi yang dapat berkembang jika persoalan lingkungan tersebut segera teratasi. (yp*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan, 6 Pesawat Jambi Dialihkan ke Palembang
Taman Nasional Way Kambas Terbakar, Diduga Dibakar Pemburu Liar
Bank Indonesia Buka PCPM Angkatan 41, Lulusan S1 dan S2 Bisa Daftar
Harga Pertamax Hari Ini 11 Juli 2026 Tetap, Berikut Daftar Tarif di Seluruh Indonesia
Massa Demo di DPRD Jambi, Ivan Wirata Dukung MBG Tetap Lanjut
Cara Daftar Beasiswa LPDP Co-Funding 2026, Kuliah S2 di China, AS, dan Inggris
Pemerintah Libatkan Banyak Kementerian Awasi PT DSI
Mahfud MD Kritik Penegakan Hukum, Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:09 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan, 6 Pesawat Jambi Dialihkan ke Palembang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Kabut Asap Selimuti Palembang, Dedi Mulyadi Soroti 1.142 Hotspot Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Taman Nasional Way Kambas Terbakar, Diduga Dibakar Pemburu Liar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Bank Indonesia Buka PCPM Angkatan 41, Lulusan S1 dan S2 Bisa Daftar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:09 WIB

Harga Pertamax Hari Ini 11 Juli 2026 Tetap, Berikut Daftar Tarif di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru

Suasana sidang pembacaan putusan terhadap 17 perkara pengujian undang-undang di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (28/8/2026). Dalam salah satu putusannya, MK mengabulkan seluruh gugatan terhadap Pasal 240 dan Pasal 241 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mengatur penghinaan terhadap pemerintah dan lembaga negara(ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Nasional

MK Tolak Uji Materi KUHAP dan Anggaran MBG 2026

Senin, 7 Sep 2026 - 18:09 WIB